kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kenaikan BBM tak kunjung diumumkan, ini alasan JK


Rabu, 12 November 2014 / 21:41 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan alasan mengapa pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berlarut-larut. Menurutnya keputusan harga BBM terbentur dengan menurunnya harga minyak dunia.

Tadinya menurut JK, pemerintah akan menaikan harga minyak pada awal bulan November 2014. "Karena pada saat yang sama harga minyak dunia turun ke US$ 85 per barrel, maka tentu ada penyesuaian ulang lagi," ujarnya, Rabu (12/11).

JK mengaku pemerintah kembali menghitung harga BBM yang tepat. Namun demikian, subsidi yang akan diberikan pemerintah tidak akan sebesar sekarang. Ia menegaskan tidak lama lagi pemerintah akan memutuskan kenaikan harga yang pas, sesuai dengan harga minyak dunia. Pemerintah tidak akan memperlama keputusan harga BBM ini.

Sebab, jika keputusan ini kembali ditunda maka akan semakin sulit pemerintah mengatasi masalah subsidi. "Kita akan atasi gelombang ketidak senanganan, apapun risikonya," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×