CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.625   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.510   -31,77   -0,49%
  • KOMPAS100 857   -1,60   -0,19%
  • LQ45 650   0,07   0,01%
  • ISSI 226   -1,30   -0,57%
  • IDX30 361   -0,50   -0,14%
  • IDXHIDIV20 450   0,94   0,21%
  • IDX80 98   0,06   0,06%
  • IDXV30 126   0,41   0,33%
  • IDXQ30 116   0,04   0,03%

JK: Tadinya BBM subsidi mau naik awal November


Rabu, 12 November 2014 / 20:59 WIB
ILUSTRASI. Foto udara aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan pantai Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Kamis (9/12/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Hingga kini, pemerintah belum memberi keputusan soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), tadinya memang harga BBM akan naik di awal bulan November 2014.

Namun, menurut JK, hal itu urung dilakukan karena pada saat itu harga minyak dunia sedang mengalami kenaikan. "Kita tunda sedikit, tapi sebentar lagi akan naik," ujarnya, Rabu (12/11).

Menurutnya kenaikan harga BBM bersubsidi mutlak dilakukan, salah satunya untuk memberikan ruang bagi anggaran negara. Sebab, belanja subsidi untuk BBM subsidi hanya bersifat konsumtif, sementara pemerintah membutuhkan anggaran untuk meningkatkan belanja modalnya untuk pembangunan infrastruktur.

Dengan menambah belanja modal, maka pertumbuhan ekonomi di masa mendatang akan lebih baik. Hal itu menurut JK akan  memberi nilai tambah pada aktifitas ekonomi sehingga Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×