CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kementerian Agama usut dugaan korupsi Wamen Agama


Rabu, 30 Januari 2013 / 12:23 WIB
Remon Samora dan Madeleine Hart Filiapuspa,Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Menteri Agama Suryadharma Ali memperoleh pekerjaan tambahan setelah nama Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar disebut terlibat dalam dugaan korupsi proyek pengadaan Al Quran pada 2011 lalu. Kali ini, Suryadharma akan mengadakan investigasi internal atas dugaan tersebut.

Dia mengatakan, investigasi internal ini untuk mengkonfirmasi keterlibatan Nasaruddin atas dugaan korupsi tersebut. Suryadharma sendiri mengaku tidak mengetahui keterlibatan Nasaruddin tersebut.

Yang pasti, kabar tersebut membuat beban Suryadharma semakin berat. "Saya tentu terbebani karena selaku menteri, saya menginginkan semua proses berjalan dengan baik, sesuai dengan aturan," katanya, Rabu (30/1).

Nasaruddin disebut berperan dalam proyek pengadaan Al Quran yang dimengani PT Adhi Aksara Abadi Indonesia. Dalam dakwaan jaksa terhadap Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya, Nasaruddin yang ketika itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam Kementerian Agama diminta memenangkan PT Adhi Aksara Abadi Indonesia.

Menurut jaksa, Nasaruddin juga meminta orang suruhan Zulkarnaen, Fahd El Fouz, bertemu langsung Mashuri. Ketika itu, jaksa bilang Nasaruddin mendesak Mashuri mengubah posisi pemenang lelang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×