kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

Kemenkeu minta tambahan 5.000 pegawai pajak


Senin, 02 September 2013 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit saat panen di Desa Jalin, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bulan September ini pemerintah akan membuka lowongan bagi 60.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari jumlah itu sebanyak 3.200 di antaranya akan dialokasikan untuk sektor perpajakan.

"Jumlah ini belum ditambah permintaan dari Kementerian Keuangan sebanyak 5.000 orang," ujar Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Eko Prasojo, Senin (2/9).

Eko menambahkan permintaan dari Kementerian Keuangan yang sebanyak 5.000 orang tersebut belum disetujui oleh Kempan-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Mudah-mudahan bisa disetujui dalam waktu dekat," sahutnya.

Eko mengklaim bahwa 5.000 posisi itu diperuntukkan untuk tujuan tertentu seperti pengawas dan penyidik pajak. Permintaan tambahan ini belum disetujui karena proposalnya datang belakangan.

Meski begitu, hal itu akan menjadi pertimbangan oleh Kempan-RB sebab kebutuhan PNS di Kementerian Keuangan tersebut untuk memperkuat sistem perpajakan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×