kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemenhub Bangun 6 Gardu Listrik untuk KRL Jabodetabek


Senin, 26 September 2011 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meninggalkan Downing Street di London, Rabu (7/10/2020). REUTERS/John Sibley


Reporter: Harry Febrian | Editor: Test Test

JAKARTA. Guna meningkatkan daya dan kehandalan Listrik Aliran Atas (LAA) yang digunakan untuk KRL Jabodetabek, pemerintah melalui Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mulai membangun 6 gardu LAA serta merehabilitasi 7 gardu lama. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2011.

Keseluruhan pembangunan dan rehabilitasi ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 274 miliar . Rinciannya, satu gardu baru menelan biaya sekitar Rp 34 miliar, sedangkan untuk satu gardu yang direhabilitasi menghabiskan biaya sekitar Rp 10 miliar. Keenam gardu ini nantinya akan menambah kapasitas daya listrik sebesar 22 ribu KW.

Menurut Direktur Prasarana Perkeretaapian Arief Heryanto, penambahan daya ini dimaksudkan untuk mengantisipasi rencana penambahan jumlah KRL.
"Akan ada sekitar penambahan 40 kereta dari pemerintah dan sekitar 100 kereta dari Kereta Komuter Jabodetabek," ujar Arief.

Rencananya gardu baru ini akan dibangun di Bojonggede, Depok, Lenteng Agung, Pasar Minggu, Pasar Senen dan Cicayur. Saat ini, gardu listrik untuk mengoperasikan KRL memiliki kapasitas 105.500 KW yang tersebar di 39 gardu di 29 lokasi Jabodetabek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×