kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Kemenaker dorong konvensi ILO 190/2019 segera diratifikasi


Jumat, 13 Maret 2020 / 20:40 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziah saat diwawancarai secara khusus oleh Tribunnews di Kantor Kemnaker RI, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020). Wawancara tersebut terkait sejumlah isu yang berkembang seperti RUU Omnimbus Law dan pekerja migran Indonesia.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Namun, dia juga mengatakan, masalah pelecehan seksual ini tidak hanya berkaitan dengan regulasi. Menurutnya, dibutuhkan suatu gerakan yang terstruktur, sistematis dan masif untuk menghilangkan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan kerja.

Seperti diketahui, RUU Rancangan Undang-Undang Tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020. Meski pembahasan RUU PKS tersebut terus berlangsung, Ida memastikan ratifikasi konvensi ILO no. 190 ini akan tetap dijalankan.

Baca Juga: BI tetapkan 3 langkah penguatan kompetensi sistem pembayaran

"Meskipun RUU penghapusan kekerasan seksual itu jalan terus, tetapi di tempat kerja kita juga kan itu ranahnya Kemnaker. Jadi masih akan kita dorong agar ini bisa kita ratifikasi," kata Ida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×