kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kelurahan di Bandung akan jadi SKPD


Kamis, 13 Februari 2014 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Macbook Air M2


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANDUNG. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersemangat memperbanyak desentralisasi kewilayahan di Kota Bandung, Jawa Barat. Salah satu caranya adalah dengan mengubah status kelurahan menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Kelurahan akan dijadikan SKPD. Semangat lima tahun ke depan adalah memperbanyak desentralisasi kewilayahan harus punya anggaran besar," kata Ridwan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Rabu (12/2/2014).

Ridwan menjelaskan, desentralisasi diharapkan bisa menyelesaikan masalah-masalah di kewilayahan yang selama ini selalu diselesaikan oleh pemerintah pusat. "Nanti bisa menyelesaikan baik ketertiban, sampah, taman, macet, dan lain sebagainya," ucapnya.

Lebih lanjut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menambahkan, dengan mengubah status kelurahan menjadi SKPD, Pemerintah Kota Bandung bisa membagi APBD ke kelurahan. "Kita bisa memberikan anggaran pada kelurahan. Nanti bisa didistribusikan. Yang jelas ini merupakan semangat desentralisasi," imbuhnya. (Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×