kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kelud sempat muntahkan asap beracun


Sabtu, 15 Februari 2014 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Pangeran William, Prince Of Wales yang Sederhana


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

KEDIRI. Letusan Gunung Kelud di Kediri masih terasa hingga Sabtu (15/2/2014). Jika sehari sebelumnya, daerah ini dihujani material seperti pasir dan kerikil, pagi ini sempat muncul asap beracun.

Asap ini diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 08.00 WIB dan terlihat membumbung di areal steril dengan radius 15 kilometer dari pusat erupsi. Diperkirakan tidak ada warga yang ada di kawasan keluarnya asap.

Kabar keluarnya asap beracun ini beredar di pengungsian warga Kediri. Menurut Bahrudin, masyarakat di Kecamatan Wates Kediri, warga mengetahui asap beracun ini dari petugas Pos Pantau Gunung Kelud.

"Warga dapat kabar ada asap beracun dari Gunung Kelud. Tapi, dari pengungsian pun asap ini tak terlihat juga dirasakan warga," kata Bahrudin kepada Tribunnews.com.

Petugas memberi semacam peringatan kepada warga di pengungsian Kecamatan Kepung dan Kebon Rejo agar bersiap-siap melakukan antisipasi jika nantinya asap ini berpengaruh pada kesehatan warga.

Namun, hingga dua jam setelah pemberitahuan petugas,  asap tidak sampai ke areal pengungsian. Warga tidak melihat maupun menghirup asap beracun ini.

Warga sepertinya sudah terbiasa dengan peringatan semacam ini. Mereka tak terlihat panik dan tetap menjalani aktivitas di pengungsian dengan tenang. "Warga sudah siap siaga, tidak ada kepanikan karena asap beracun pagi tadi," sambung Bahrudin.

Saat ini, di radius 10 sampai 15 kilometer disterilkan aparat TNI dan relawan. Warga tidak boleh berada di areal tersebut dan diamankan di pos-pos pengungsian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×