kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kelud diguyur hujan, warga terancam lahar dingin


Sabtu, 15 Februari 2014 / 13:18 WIB
Kelud diguyur hujan, warga terancam lahar dingin
ILUSTRASI. 8 Manfaat Raw Milk untuk Kecantikan Kulit Wajah. KONTAN/Baihaki/5/7/2020


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

KEDIRI. Kawasan lereng Gunung Kelud mulai diguyur hujan lebat. Kondisi ini berpotensi memunculkan bahaya lahar dingin yang menerjang perkampungan dan lahan pertanian penduduk, Sabtu (15/2/2014).

Kondisi hujan deras ini terjadi di Desa Besowo, Kecamatan Kepung dan sejumlah desa di Kecamatan Ngancar.

Akibat hujan deras ini berpotensi mendatangkan lahar dingin yang menerjang perkampungan dan lahan pertanian.

Meski begitu turunnya hujan pada siang hari masih belum dilaporkan mengakibatkan bencana lahar dingin. Namun mendung yang masih menggelayut di kawasan lereng Kelud diperkirakan akan mendatangkan hujan susulan yang lebih deras.

Sementara kawasan Posko Utama di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) telah diguyur hujan deras.

Drs Suwignyo Bagian Penerangan dan Informasi Satlak Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Kediri saat dikonfirmasi Surya menyebutkan sejauh ini masih belum ada laporan terjadinya bencana lahar dingin di kawasan lereng Gunung Kelud.

Namun Satlak sejak dini telah memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati kemungkinan terjadi lahar dingin karena banyak material sisa letusan Gunung Kelud yang masih tertahan di lereng.

"Kalau banjir bandang masih belum ada laporan. Satlak telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir lahar dingin," jelasnya.

Lokasi yang berpotensi diterjang lahar dingin kawasan pinggilan sungai dan jalan-jalan yang masih dipenuji material pasir dan debu," jelasnya.

Hingga hari kedua pasca letusan Gunung Kelud tercatat 32.000 tersebar di  Wates, Kandangan, Pare, Kepung, Puncu dan Plosoklaten.

Untuk mencukupi kebutuhan seluruh pengungsitelah disiapkan dapur umum yang menyediakan logistik seluruh pengungsi. (Didik Mashudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×