kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kejagung masih persiapkan eksekusi mati jilid II


Senin, 26 Januari 2015 / 21:18 WIB
ILUSTRASI. Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Konferensi Pers Pernyataan Menkominfo tentang Pemberantasan Judi Online di Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (20/07/2023).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kejaksaan Agung masih melakukan pengkajian terhadap rencana eksekusi mati gelombang dua. Pengkajian tersebut meliputi evaluasi terhadap eksekusi mati gelombang pertama yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Saat ini kejaksaan masih lakukan evaluasi terhadap eksekusi mati terutama dari yang tahap pertama," ujar Kapuspenkum Kejagung, Tony Spontana di Kantornya, Senin (26/1).

Evaluasi yang meliputi persiapan hingga setelah eksekusi dilakukan tersebut dijadwalkan akan selesai pada akhir Januari. Setelah itu, baru akan ditentukan mekanisme eksekusi gelombang dua. "Nanti setelah Januari ditentukan, apakah mekanismenya akan sama atau tidak," katanya.

Meski sejumlah terpidana mati telah dipastikan ditolak grasinya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun Kejagung belum dapat memastikan siapa saja yang akan menjalani eksekusi mati gelombang dua tersebut.

"Apabila telah selesai (persiapan), Kejagung akan konferensi pers, seperti kemarin (eksekusi tahap pertama) yang mem-publish rencana eksekusi mati. lalu disampaikan siapa pesertanya, nama Napi, tempat dan waktunya," katanya.

Seperti diberitakan, dari sejumlah nama yang ditolak grasinya, dua nama diantaranya yakni anggota 'Bali Nine', Myuran Sukumaran alias Mark dan Andrew Chan. Keduanya merupakan Warga Negara Australia. (Rahmat Patutie)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×