kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.070   30,44   0,50%
  • KOMPAS100 796   7,20   0,91%
  • LQ45 604   5,46   0,91%
  • ISSI 210   0,38   0,18%
  • IDX30 342   3,08   0,91%
  • IDXHIDIV20 426   3,86   0,91%
  • IDX80 91   0,78   0,86%
  • IDXV30 116   0,62   0,54%
  • IDXQ30 110   0,94   0,86%

Stop monorel, Ahok minta pertimbangan Kejagung


Kamis, 15 Januari 2015 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Jadi Bengkalis ke-511.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menyiapkan surat balasan terkait tidak lanjut pembangunan monorel yang akan dilakukan PT Jakarta Monorail (PT JM).

"Kita akan balas suratnya, lagi disiapin. Kita akan minta pertimbangan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) juga," kata pria yang akrab disapa Ahok, Kamis (15/1).

Dikatakannya bila hasil pertimbangan Kejagung, kerja sama pembangunan monorel dengan PT JM bisa diputus, maka Ahok pun akan langsung mengirimkan surat pemutusan kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan PT JM.

"Kalau memang pertimbangannya bisa diputus, kita putus. Jadi lebih jelas dari surat Pak Fauzi Bowo," ungkapnya.

Dikatakannya surat yang akan dilayangkan ke PT JM akan lebih jelas, sehingga tidak ada lagi persoalan ke depannya. "Kita akan putusnya jelas. Jadi kalau dalam pernikahan itu talak 13," katanya. (Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×