kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Kasus suap reklamasi, KPK panggil anak Aguan


Selasa, 19 April 2016 / 19:34 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut perkara dugaan suap reklamasi Teluk Jakarta. Hari ini (19/4), KPK kembali memanggil Sugianto Kusumo alias Aguan pemilik Agung Sedayu.

Yuyuk Andrianti Iskak Plh Humas KPK mengatakan, pemeriksaan Aguan ini untuk tersangka Muhammad Sanusi Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta sekaligus mengumpulkan keterangan terkait perkara tersebut.

"Ditanyakan seputar komunikasi dengan Sunny Tanuwidjaja ( staf ahli Gubernur DKI Jakarta) dan kegiatan dengan PT Kapuk Naga Indah serta PT Muara Wasesa," kata Yuyuk, Selas (19/4).

Sama seperti biasanya, setelah diperiksa penyidik KPK lebih dari 5 jam, Aguan enggan berkomentar dan langsung masuk ke mobilnya. Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Aguan pada pekan lalu.

Untuk menguak perkara ini, rencananya KPK bakal memanggil anak Aguan, Ricard Halim Kusuma yang menjabat sebagai Direktur Agung Sedayu Group pada Rabu (20/4).

Asal tahu saja, untuk perkara ini KPK telah menetapkan tiga tersangka yaitu Ariesman Widjadja Presiden Direktur PT Agung Podomoro land, Trinanda Prihartono, karyawan PT Agung Podomoro Land, dan M Sanusi Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×