Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - MADINAH. Sebanyak 5.499 jemaah haji gelombang II direncanakan tiba di Madinah, pada hari ini Minggu (7/6/2026).
Jemaah yang tiba di Madinah kali ini telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) kini dapat menikmati suasana yang lebih tenang dan nyaman menjelang kepulangan ke Tanah Air.
Saat ini terpantau sekitar 500-an jemaah sudah tiba di Madinah, pada pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Jemaah nampak terharu dan juga antusias saat tiba di tempat pemondokan di Madinah.
Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Wimanjuntak membeberkan, Madinah menjadi tempat bagi jemaah untuk beristirahat sekaligus memperbanyak ibadah dengan ritme yang lebih santai setelah menjalani fase-fase berat selama musim haji.
Baca Juga: Jemaah Haji Gelombang II Telah Tiba Hari Ini di Makkah
"Memang Madinah itu tempat bergembira, santai, lebih rileks. Jadi kita berharap jemaah lebih rileks di sini, jangan menguras tenaga, karena tenaganya sudah terkuras di area puncak Armuzna dan di Makkah," ujar Dahnil saat meninjau Hotel Grand Plaza Al Madina, Minggu (7/6/2026).
Menurut Dahnil, kondisi fisik jemaah menjadi perhatian utama pemerintah pada fase kedua penyelenggaraan haji. Sebab, sebagian besar jemaah telah menjalani perjalanan panjang dan aktivitas ibadah yang padat sehingga stamina mereka cenderung menurun.
Karena itu, pemerintah mengimbau jemaah untuk menjalankan ibadah secara sewajarnya tanpa memaksakan diri. Fokus utama pada fase ini adalah menjaga kesehatan dan keselamatan hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia.
Di Madinah, para jemaah juga mendapatkan fasilitas akomodasi yang berada relatif dekat dengan Masjid Nabawi.
Kedekatan lokasi hotel diharapkan membuat jemaah lebih nyaman beribadah tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.
Baca Juga: Jemaah Haji Gelombang II Diimbau Kenakan Ihram Lengkap Sejak di Embarkasi
Dahnil menyebut sekitar 16.930 jemaah baik gelombang I dan II menempati hotel yang berjarak hanya sekitar 50 meter dari Masjid Nabawi.
Sementara jemaah lainnya tinggal di kawasan Markaziyah yang juga berada tidak jauh dari masjid.
Dengan fasilitas tersebut, jemaah diharapkan dapat menikmati suasana Kota Madinah dengan lebih leluasa, termasuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi serta mengikuti ziarah ke Raudhah yang akan difasilitasi oleh petugas.
"Kita berharap mereka banyak menikmati suasana Madinah, menikmati suasana ziarah ke Raudhah, karena nanti tentu akan difasilitasi untuk melakukan ziarah di Raudhah," kata Dahnil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













