kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Kasus Aulia Pohan Tak Pengaruhi pencalonan SBY-JK


Jumat, 31 Oktober 2008 / 15:18 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Ketua DPP Golkar Fahmi Idris menyatakan bahwa penetapan Aulia Pohan sebagai tersangka kasus aliran dana BI tidak mempengaruhi wacana
pencalonan SBY-JK didalam internal partai Golkar.

Fahmi bahkan mengatakan penetapan tersebut dapat memberikan citra positif bagi pemerintahan SBY-JK. "Citranya justru meningkat. Presiden mampu memutuskan anggota keluarga yang ada dalam perkara hukum. Zaman dulu tidak mungkin," kata Fahmi di Kantor Presiden, Jumat (31/10). Ia bahkan memperkirakan, jika ada survey tentang pilihan pemilih dalam Pilpres, maka citra SBY-JK pasti akan meningkat dalam survey itu

Fahmi juga melemparkan sinyal dukungannya terhadap pencalonan kembali SBY-JK. Sebab kasus Aulia Pohan memberikan kesan bahwa pemerintahan saat ini berjalan sangat baik. "Kenapa yang sudah baik ini tidak dilanjutkan saja," ujarnya.

Namun Fahmi kembali menyatakan bahwa penetapan figur calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung Golkar akan diputuskan dalam Raprapat pimpinan khusus setelah pemilu legislatif. "

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×