Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Densus 88 Antiteror Polri untuk mempertahankan rekor tanpa serangan teror atau zero terrorist attack yang berhasil dijaga selama tiga tahun terakhir selama Lebaran 2026.
Arahan tersebut disampaikan Sigit dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026), yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
“Terkait dengan aksi teror, ini juga tentunya menjadi perhatian kita. Di tahun 2023 sampai 2026 kemarin, kita berhasil untuk mencegah terjadinya aksi serangan teror. Artinya kita terus melakukan berbagai macam upaya mulai dari preventive strike,” kata Sigit, dalam paparannya.
Sigit mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 Polri mengamankan 51 tersangka teroris.
Baca Juga: BI Janji Jaga Inflasi dan Sistem Keuangan Jelang Lebaran dan Ketidakpastian Global
Bahkan, saat mudik Lebaran tahun lalu, aparat berhasil menangkap tujuh target sebelum melancarkan aksinya.
Meski demikian, ia mengingatkan potensi ancaman masih ada. Saat ini, Polri memantau 13.252 target yang masuk radar pengawasan.
Menurut Sigit, kewaspadaan perlu ditingkatkan di tengah situasi geopolitik global yang memanas.
Ia menyinggung dinamika konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memicu simpatisan atau sel tidur di dalam negeri.
“Apalagi, Iran telah mengibarkan bendera merah sebagai simbol pembalasan dan pertanda serangan yang terjadi di Iran. Ini tentunya menjadi PR bagi rekan-rekan khususnya Densus, untuk bisa mempertahankan Zero Terrorist Attack,” tutur Sigit.
Karena itu, Sigit meminta jajarannya memperkuat sinergi dengan intelijen, TNI, serta pemerintah daerah untuk melakukan pendataan ulang dan pemantauan ketat terhadap kelompok yang terindikasi terorisme.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Hadir pula perwakilan TNI, BNPB, BMKG, serta jajaran direksi badan usaha milik negara seperti Pertamina, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
Rapat diikuti 302 peserta secara langsung, termasuk 28 pejabat utama Mabes Polri dan 36 kepala kepolisian daerah dari seluruh Indonesia.
Sementara para kepala kepolisian resor dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah mengikuti secara virtual.
Baca Juga: BPS: Produk Industri Pengolahan Menjadi Bantalan Ekspor Nonmigas tetap Tumbuh
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/02/16231141/kapolri-minta-densus-88-pertahankan-zero-terrorist-attack-saat-lebaran-2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













