kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Kementerian PU Lapor Progres Pembangunan 245 Unit Huntara di Batangtoru Capai 70%


Kamis, 19 Februari 2026 / 18:33 WIB
Kementerian PU Lapor Progres Pembangunan 245 Unit Huntara di Batangtoru Capai 70%
Huntara di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Kementerian PU/dok)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TAPANULI SELATAN. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggeber pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra Utara.

Saat ini, fokus utama tertuju pada Huntara Batangtoru yang berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Tujuannya adalah agar warga terdampak tidak terlalu lama berada di tenda darurat dan segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih manusiawi.

Baca Juga: Danantara Sudah Bangun 1.368 Unit Huntara, Segera Groundbreaking Huntap Aceh-Sumatra

“Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar masyarakat bisa tinggal dengan aman dan layak,” ujar Dody dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Di Batangtoru, lanjut Dody, pihaknya membangun sebanyak 245 unit huntara yang terbagi dalam 21 blok. Fasilitas ini nantinya akan menampung sekitar 245 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana banjir di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Huntara Batangtoru telah menyentuh angka 70%. Untuk mengejar sisa pekerjaan, sejumlah alat berat seperti excavator, concrete mixer, dump truck, hingga vibro roller dikerahkan secara intensif ke lokasi proyek.

Secara teknis, bangunan huntara ini menggunakan sistem modular dengan struktur rangka baja ringan. Teknologi ini dipilih karena dirancang kokoh dan memiliki keunggulan dalam kecepatan durasi pembangunan tanpa mengabaikan standar mutu konstruksi.

Baca Juga: BNPB Pastikan Pengungsi Aceh Utara Pindah ke Huntara Paling Lambat 18 Februari 2026

Tak hanya sekadar bangunan rumah, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas penunjang. Di antaranya mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, hingga jaringan air bersih dan sanitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa transisi.

Kementerian PU memastikan seluruh unit dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus menjamin keberlanjutan pelayanan dasar bagi warga terdampak di Tapanuli Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×