kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Jumlah Kunjungan Pelancong Asing Meningkat di Maret 2023


Selasa, 02 Mei 2023 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Terdapat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2023. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terdapat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2023.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman pada Maret 2023 sebanyak 809.960 kunjungan.

Kepala BPS Margo Yuwono menyebut, jumlah ini meningkat bila dibandingkan baik dengan bulan sebelumnya maupun periode sama tahun 2022.

"Jumlah kunjungan naik 15,39% bila dibandingkan dengan bulan Februari 2023 dan naik impresif 470,37% bila dibandingkan dengan Maret 2022," terang Margo dalam konferensi pers, Selasa (2/5) di Jakarta.

Baca Juga: Industri Pariwisata Semakin Menunjukkan Pemulihan

Setelah sempat turun drastis akibat pandemi Covid-19, jumlah kunjungan wisman sudah dalam tren meningkat sejak pertengahan tahun 2022.

Namun, Margo mneyebut level jumlah kunjungan wisman belum kembali ke level pra pandemi Covid-19 atau pada tahun 2019.

"Iya, trennya naik terus. Namun, levelnya kalau dibandingkan kondisi 2019 ya belum pulih," tegas Margo.

Dengan kondisi tersebut, secara kumulatif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari 2023 hingga Maret 2023 atau pada kuartal I-2023 tercatat 2,24 juta kunjungan.

Ini meorket 508,9% bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode kuatral I-2022 yang sebanyak 369.180 kunjungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×