kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.976   129,00   0,72%
  • IDX 5.939   -256,45   -4,14%
  • KOMPAS100 788   -36,53   -4,43%
  • LQ45 595   -24,13   -3,90%
  • ISSI 206   -8,64   -4,03%
  • IDX30 338   -11,37   -3,25%
  • IDXHIDIV20 418   -9,94   -2,32%
  • IDX80 90   -4,11   -4,39%
  • IDXV30 114   -3,45   -2,94%
  • IDXQ30 109   -2,97   -2,64%

Jokowi tanggung suplemen pasien di RSUD Koja


Jumat, 13 Desember 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Olahraga seperti pilates dan yoga kini bisa dilakukan dengan mudah dari rumah hanya dengan bermodalkan internet dan latihan gratis di Youtube saja.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo siang ini, Jumat (13/12/2013) menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara untuk melihat perkembangan mengenai pelayanan kesehatan.

Pantauan Tribunnews.com, Joko Widodo tiba di RSUD Koja pada pukul 13.15 WIB. Pria yang akrab disapa Jokowi ini datang mengenakan baju adat Betawi langsung masuk menuju ke loket pelayanan RSUD Koja.

Jokowi sempat berbincang dengan petugas loket pelayanan kesehatan mengenai fasilitas bagi pasien pengguna Kartu Jakarta Sehat (KJS).
Tidak lama kemudian, dua pasien menyambangi Jokowi mengeluhkan obat yang nyatanya harus ditebus dengan sejumlah uang.

Jokowi pun meminta obat tersebut dan langsung menanyakan kepada petugas loket mengapa dimintai uang, padahal sudah digratiskan asalkan menunjukkan KJS. "Itu suplemen pak. Tidak termasuk obat yang masuk KJS," kata seorang petugas loket.

Lantaran dua pasien yang tengah hamil itu tidak mampu membayar, Jokowi memerintahkan kepada stafnya untuk membiayai suplemen itu yang masing-masing harganya Rp 65 ribu.

"Ini suplemen bu. Bukan obat. Ini hanya untuk penambah asupan makanan saja," ucap Jokowi menjelaskan.

Tidak hanya pasien wanita yang bernama Ani (23), Jokowi juga dihampiri seorang pasien yang mengeluhkan keluarganya yang meski sudah memiliki KJS, namun masih dipungut sejumlah biaya. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×