kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.536   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi tak sabar untuk mundur dari kursi Gubernur


Senin, 22 September 2014 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Petani menyiapkan lahan garam di Desa Pesanggrahan, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (12/7/2022). Memasuki musim kemarau sejumlah petani garam di kawasan itu mulai menggarap lahan garam mereka. ANTARA FOTO/Patrik Cahyo Lumintu/Zk/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Joko 'Jokowi' Widodo merasa proses pengunduran dirinya sebagai gubernur DKI Jakarta di DPRD, terlalu lama. Jokowi pun menyayangkan kondisi tersebut. 

"Ya suratnya sudah ada di sana (DPRD DKI Jakarta) berapa minggu coba? Tanyakan saja ke sana," ujar dia di Balaikota, Senin (22/9) petang. 

"Kalau saya sih semakin cepat ya semakin baik ya. Karena saya semakin bisa konsentrasilah," lanjut Jokowi.

Jokowi menganggap lamanya proses tersebut sebagai dinamika politik di DPRD DKI Jakarta. Dia tidak berfikir negatif bahwa ada pihak-pihak yang ingin menghambat pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur setelah berstatus sebagai presiden terpilih. 

Diketahui, Jokowi telah mengirimkan surat ke DPRD soal pengunduran dirinya sebagai orang nomor 1 di Ibu Kota. Namun sidang paripurna pengunduran diri Jokowi tak dapat dilakukan. karena kelengkapan kelembagaan DPRD, yakni ketua, wakil ketua dan komisi di DPRD, belum diparipurnakan hingga saat ini. 

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Zainudin mengatakan, belum paripurna kelembagaan DPRD terjadi lantaran belum ada surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri soal pimpinan DPRD.

"Kemendagri dimohon segera menurunkan SK agar pelantikan pimpinan DPRD digelar dan pengunduran diri Jokowi bisa dibahas segera mungkin," ujar dia. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×