kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi segera wujudkan Kartu Indonesia Sehat


Senin, 20 Oktober 2014 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Begini ramalan cuaca di Bekasi, Depok, dan Bogor, Selasa (9/5). foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp..


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo akan segera merealisasikan janji-janji kampanye pada pelaksanaan pemilu presiden lalu. Ia mengklaim akan merealisasikan program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam waktu 7 hari setelah dilantik.

"Kami akan kirim Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Seminggu setelah itulah (pelantikan)," ujar Jokowi dalam wawancara khusus dengan Kompas, Selasa (14/10).

Jokowi ketika itu ditanya soal hal pertama yang akan dilakukannya setelah dilantik sebagai Presiden. Menurut dia, kedua program itu bisa segera direalisasikan karena sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014. Pos yang akan digunakan Jokowi untuk membiayai program KIS adalah dengan memanfaatkan anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"KIS itu sebetulnya BPJS yang kita pluskan. Kalau Kartu Indonesia Pintar ada nomenklatur lain. Ini bangun sistemnya kok, bukan nama atau apa," ucap dia.

Dengan kartu untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan, Jokowi menilai masyarakat akan lebih paham dan bisa langsung menggunakannya. Ia menilai rakyat akan tenang berobat ke puskesmas atau rumah sakit jika mereka menggunakan KIS. "Atau kalau Kartu Indonesia Pintar, paling tidak ada harapan bahwa dia bisa sekolah yang lebih tinggi," ujar Jokowi. (Sabrina Asril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×