kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Jokowi minta Jepang melanjutkan investasi di Natuna


Jumat, 10 Januari 2020 / 11:21 WIB
Presiden Joko Widodo menerima Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu (kedua kiri) dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (10/01/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Jepang melanjutkan investasi di Natuna. Sebelumnya Indonesia dan Jepang telah bekerja sama membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Natuna.

Pembangunan tersebut masih dalam tahap pertama. "Saya harapkan usulan pendanaan untuk fase kedua dapat segera ditindaklanjuti," ujar Jokowi saat bertemu Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu di Istana Merdeka, Jumat (10/1).

Baca Juga: Tiga kapal pencuri ikan asal Vietnam melawan saat ditangkap, kapal KKP rusak parah

Pada pertemuan tersebut, Jokowi menerangkan arah politik luar negeri Indonesia. Ke depan Indonesia akan memberikan banyak perhatian pada diplomasi ekonomi.

Motegi Toshimitsu baru menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Jepang dan pertama kali melakukan kunjungan ke Indonesia. Jokowi optimistis latar belakang ekonomi Motegi akan memberikan dampak bagi investasi.

"Saya tahu, setelah ini yang mulia akan melakukan pertemuan dengan menteri luar negeri Indonesia membahas kerja sama bilateral secara lebih detail," terang Jokowi.

Baca Juga: Mahfud MD sebut kapal China telah tinggalkan perairan Natuna

Jokowi juga menawarkan investasi Jepang lainnya di Natuna. Asal tahu saja, Indonesia juga memiliki rencana pembangunan pangkalan nelayan dan pangkalan militer di Natuna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×