kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Jokowi ground breaking Bendungan Keureuto hari ini


Senin, 09 Maret 2015 / 09:20 WIB
ILUSTRASI. Reksadana.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Senin (9/3) akan melakukan ground breaking proyek pembangunan bendungan Keureuto, di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Keureuto Disebut-sebut sebagai bendungan terbesar di Sumatera.

Menurut Jokowi, seperti yang dikutip dari situs www.setkab.go.di, pada bulan Maret pemerintah memang akan mulai menggenjot pembangunan infrastruktur. "Maret semua proyek dimulai, dananya sudah ada di APBN-P 2015," ujar Jokowi, Minggu (8/3) di Jakarta.

Bendungan Keureuto memang dibangun menggunakan dana APBN secara multiyears dari tahun 2015-2019. Sebagai informasi, kapasitas air yang akan tertampung bendungan ini mencapai 30,5 juta meter kubik.

Salah satu fungsinya adalah untuk meredam banjir, selainn itu berfungsi juga sebagai penyimpanan cadangan air bagi pertanian dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Adapun pembangunannya akan dilaksanakan melalui skema kerjasama antara PT Brantas Adipraya, Hutama Karya, dan Wijaya Karya.

Adapun, tahun 2015 ini pemerintah menargetkan akan membangun 13 waduk yang tersebar di berbagai daerah. Dengan keberadaan waduk-waduk itu, pemerintah berharap industri pertanian bisa meningkat, karena ketersediaan air akan terjamin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×