kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.186   27,00   0,15%
  • IDX 5.113   55,55   1,10%
  • KOMPAS100 660   8,69   1,33%
  • LQ45 521   5,42   1,05%
  • ISSI 170   0,55   0,33%
  • IDX30 293   2,72   0,94%
  • IDXHIDIV20 393   1,61   0,41%
  • IDX80 76   0,99   1,32%
  • IDXV30 110   0,35   0,32%
  • IDXQ30 98   0,08   0,08%

Sesuai permintaan Jokowi, PPN tol 10% ditunda


Kamis, 05 Maret 2015 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan kebijakan baru terkait pengaturan dividen bank.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10% bagi pengguna jalan tol bakal diundur, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. 

"Kalau arahan Presiden begitu (ditunda), ya mundur (penerapannya)," ucap Suahasil di Jakarta, Kamis (5/3). 

Sebelumnya diberitakan, Jokowi meminta penerapan PPN jalan tol diundur karena waktunya dinilai tidak tepat.  Sebab, sejumlah barang kebutuhan sudah naik seperti harga elpiji, harga beras, dan menyusul kabarnya tarif listrik juga akan mengalami penyesuaian 

Tadinya, pemberlakuan PPN jalan tol sebesar 10 persen akan mulai berlaku efektif pada 1 April 2015. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×