kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Jokowi ancam cabut saham dari PT JI Expo


Kamis, 06 Juni 2013 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi model rambut.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengancam akan mencabut saham milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari PT JI Expo. Kebijakan itu dilakukan jika pembicaraan dengan PT JI Expo soal keberadaan usaha kecil berbasis masyarakat di Pekan Raya Jakarta (PRJ) tak menemui kata sepakat.

"Kita mau luruskan dulu. Kalau memang bisa lurus, tidak ada masalah. Kalau enggak bisa lurus, ya pisah," ujar Jokowi seusai melantik Bupati Kepulauan Seribu di Pulau Pari, Rabu (5/6/2013) siang.

Meski demikian, hingga saat ini, Jokowi mengaku belum memutuskan hal tersebut. Pihaknya tengah melakukan komunikasi intensif dengan PT JI Expo.

Mantan Wali Kota Surakarta itu mengungkapkan, Pekan Raya Jakarta, acara untuk memperingati HUT ke-486 Kota Jakarta itu, memiliki prinsip yang jelas. Dalam gelaran tersebut harus ada acara yang berbasis pada kebudayaan Betawi dan mengakomodasi usaha kecil menengah warga.

Namun, kata Jokowi, PRJ seakan berubah roh. Acara berbasis kebudayaan serta usaha kecil masyarakat semakin terpinggirkan. Sementara industri besar kian mendominasi acara tersebut.

"Ke depan, akan kita luruskan agar yang kecil-kecil ini mendapatkan ruang. Yang kecil bisa memasarkan produk, penjual kerak telor. Yang jualan handycraft, banyak itu," imbuh Jokowi. (Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×