kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jokowi-Ahok belum bisa terima rapor dalam 3 bulan


Selasa, 25 Desember 2012 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Kenali Faktor Penyebab Tipes dan Cara Mengatasinya dennen Sederhana


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kinerja pemerintah daerah DKI Jakarta di bawah pimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) diperkirakan belum bisa terima rapor dalam 3 bulan.

Pendapat ini disampaikan oleh Prijanto, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat datang ke acara Open House Natal Ahok, di rumah dinas Ahok di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/12).

"3 bulan pertama itu konsentrasi bagaimana wujudkan visi dan misi, dan fokus kepada perencanaan anggaran," ujar Prijanto saat ditemui wartawan di rumah dinas Ahok. Prijanto mengatakan, saat pihak Jokowi-Ahok masih dalam proses pengumpulan dan pemahaman masalah yang terkait  geografi dan demografi

Prijanto juga bilang, kinerja Jokowi-Ahok nanti bisa dinilai dari rencana penganggaran APBD 2013 yang sedang disusun. Dia bilang, jika APBD DKI tersebut disahkan, barulah bisa dinilai sejauh mana pemerintahan Jokowi memanfaatkan uang rakyatnya.

"Kita lihat saja nanti, setelah legislatif menyetujui (APBD 2013). Apa sesuai dengan janji-janji mereka atau tidak?," kata Prijanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×