kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.545   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jika tidak dibatasi, konsumsi BBM subsidi bisa naik 10%


Senin, 22 November 2010 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah sudah memutuskan membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi tahun depan. Jika tidak, pemerintah memperkirakan konsumsi BBM subsidi bisa melonjak 10%.

Kenaikan konsumsi BBM subsidi belajar dari tahun ini. Asal tahu saja, konsumsi BBM bersubsidi pada tahun ini saja meningkat dari yang ditargetkan sebesar 36,5 juta kiloliter menjadi 38,5 jutakilo liter atau naik sekitar 8%. "Tahun depan kalau tidak dikendalikan bisa 10%-an, bahaya itu," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Senin (22/11).

Seperti diketahui, pemerintah telah berencana membatasi konsumsi BBM subsidi bagi kendaraan roda empat pribadi keluaran 2005 ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×