kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

DPR: Konsumsi BBM subsidi mobil pelat merah juga harus dibatasi


Senin, 22 November 2010 / 15:11 WIB
ILUSTRASI. Suplai barang ritel


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR menilai pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak hanya untuk kendaraan mobil pribadi keluaran tahun 2005 ke atas. Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis juga meminta, kendaraan pelat merah juga harus dibatasi konsumsi BBM subsidinya.

Sebab, Harry menilai, jumlah mobil dinas keluaran 2005 ke atas cukup banyak. "Yang penting adalah orang kaya tidak berhak menenggak subsidi BBM," terang Harry, Senin (22/11).

Seperti diketahui, pemerintah merencanakan pembatasan BBM subsidi bagi kendaraan roda empat pribadi keluaran 2005 ke atas pada tahun depan. Pembatasan ini untuk meringankan subsisi BBM tahun depan.

Harry optimistis, pembatasan BBM subsidi tahun depan bisa dilakukan. Sebab, dia menilai pemerintah sudah siap melaksanakan program tersebut.

Senior Advisor Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Budi Perasetyo Susilo menilai kebijakan pemerintah ini tidak akan mempengaruhi jumlah produksi mobil. "Karena dengan pengurangan produksi itu juga akan mempersempit lapangan pekerjaan, bagi para pengusaha," terangnya.

Dengan adanya pembatasan ini, Agus menyatakan, produsen mobil akan akan mengeluarkan teknologi yang ramah lingkungan. Dengan teknologi ini, Agus berharap konsumsi BBM bisa ditekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×