kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Tahun depan, konsumsi BBM subsidi mobil 2005 ke atas dibatasi


Senin, 22 November 2010 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. Pabrik Baru Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) di Bekasi


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan memberlakukan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun depan. Rencananya, pemerintah akan membatasi konsumsi BBM bersubsidi bagi kendaraan roda empat pribadi tahun 2005 ke atas.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pilihan pembatasan konsumsi BBM subsidi bagi kendaraan tahun 2005 ke atas adalah pilihan yang masuk akal. Dia beralasan pertumbuhan pengguna kendaraan pelat hitam 2005 ke atas kian meningkat dari tahun ke tahun yang umumnya berasal dari golongan mampu. "Itu tidak akan mengurangi kemampuan mereka untuk membeli karena mereka masuk golongan yang cukup mampu," ujar Hatta, Senin (22/11).

Sebelumnya, pemerintah menyatakan ada dua opsi pembatasan BBM bersubsidi yakni klusterisasi volume BBM bersubsidi, di mana jenis premium dan solar di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) akan dikurangi yang akan difokuskan pada Pulau Jawa, dan pembatasan BBM bagi kendaraan produksi 2005 ke atas yang ditetapkan di seluruh SPBU.

Sayang, Hatta tak memaparkan, berapa besar penghematan yang akan diperoleh jika kebijakan tersebut diterapkan nantinya. Yang pasti, pemerintah masih membuka opsi pembatasan bagi semua kendaraan roda empat plat hitam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×