kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jenazah mulai membusuk, DVI sulit identifikasi DNA


Sabtu, 19 Mei 2012 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,70% di level 5.928,31 pada perdagangan Jumat (7/5).


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sepekan lebih Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah melakukan proses identifikasi korban. Sejauh ini, jenazah yang sudah teridentifikasi masih 15 orang.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Brigjen Polisi Agus Prayitno menuturkan, ada beberapa kesulitan yang dihadapi Tim DVI dalam mengidentifikasi bagian tubuh korban lewat proses forensik DNA.

"Kesulitannya misalnya (potongan tubuh) sudah ada yang busuk. Jadi tidak bisa diambil DNA-nya. Untuk itu tim akan mengambil DNA, tidak hanya dari jaringan, tapi bagian tubuh lainnya seperti gigi," ujar Agus, Sabtu (19/5).

Lanjutnya, kesulitan lain yaitu terlalu banyaknya potongan tubuh korban.

Agus menambahkan, sejauh ini, identifikasi forensik dari 15 jenazah yang sudah teridentifikasi diperoleh lewat DNA dan sidik jari. Untuk memudahkan identifikasi sidik jari, pihaknya mengimbau kepada seluruh keluarga untuk membawa sidik jari anggota keluarga yang menjadi korban. (Yogi Gustaman/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×