kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jembatan Comal rusak, Organdan naikkan tarif


Kamis, 24 Juli 2014 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin penguat kedua COVID-19 kepada seorang warga di salah satu pusat perbelanjaan di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (14/2/2023).


Reporter: Agus Triyono | Editor: Edy Can


JAKARTA. Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) menaikkan tarif untuk menutup menambal bertambahnya biaya operasional akibat kerusakan Jembatan Comal. Sekretaris Jenderal Organda Ardiansyah mengatakan, rata-rata besaran kenaikan tarif itu sebesar 10% hingga 50%.

Ardiansyah menjelaskan, akibat kerusakan Jembatan Comal memaksa angkutan darat melalui jalan memutar. Jarak tempuh kendaraan pun bertambah hingga 110 killometer hingga 130 meter. "Oleh karena itulah kenaikan tarif sebesar 110- 130 dikalikan tarif jarak yang per orang mencapai Rp 161 per kilometer," katanya, Kamis (24/7).

Ardiansyah mengklaim kenaikan tarif ini sudah memperoleh izin dari pemerintah dan mulai berlaku sejak Jembatan Comal rusak. Namun, bila jembatan yang menghubungkan Jakarta-Surabaya ini sudah bisa dilalui, Ardiansyah menyatakan tarif angkutan kembali normal.

Jembatan Comal yang terletak di Pemalang, Jawa Tengah, rusak Jumat (18/7) lalu. Jembatan ini sarana vital untuk menghubungkan daerah Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Namun, perbaikannya sudah mulai dilakukan dan sedang diujicoba. Pemerintah berjanji selambatnya Jumat (25/7), jembatan itu sudah bisa dilalui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×