kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.065   65,00   0,36%
  • IDX 5.736   -204,78   -3,45%
  • KOMPAS100 758   -27,64   -3,52%
  • LQ45 571   -17,85   -3,03%
  • ISSI 199   -7,18   -3,49%
  • IDX30 324   -9,90   -2,96%
  • IDXHIDIV20 403   -9,33   -2,26%
  • IDX80 86   -3,04   -3,43%
  • IDXV30 110   -3,34   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,88   -2,67%

Jembatan Comal rusak, Organdan naikkan tarif


Kamis, 24 Juli 2014 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin penguat kedua COVID-19 kepada seorang warga di salah satu pusat perbelanjaan di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (14/2/2023).


Reporter: Agus Triyono | Editor: Edy Can


JAKARTA. Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) menaikkan tarif untuk menutup menambal bertambahnya biaya operasional akibat kerusakan Jembatan Comal. Sekretaris Jenderal Organda Ardiansyah mengatakan, rata-rata besaran kenaikan tarif itu sebesar 10% hingga 50%.

Ardiansyah menjelaskan, akibat kerusakan Jembatan Comal memaksa angkutan darat melalui jalan memutar. Jarak tempuh kendaraan pun bertambah hingga 110 killometer hingga 130 meter. "Oleh karena itulah kenaikan tarif sebesar 110- 130 dikalikan tarif jarak yang per orang mencapai Rp 161 per kilometer," katanya, Kamis (24/7).

Ardiansyah mengklaim kenaikan tarif ini sudah memperoleh izin dari pemerintah dan mulai berlaku sejak Jembatan Comal rusak. Namun, bila jembatan yang menghubungkan Jakarta-Surabaya ini sudah bisa dilalui, Ardiansyah menyatakan tarif angkutan kembali normal.

Jembatan Comal yang terletak di Pemalang, Jawa Tengah, rusak Jumat (18/7) lalu. Jembatan ini sarana vital untuk menghubungkan daerah Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Namun, perbaikannya sudah mulai dilakukan dan sedang diujicoba. Pemerintah berjanji selambatnya Jumat (25/7), jembatan itu sudah bisa dilalui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×