kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.037   -2,83   -0,05%
  • KOMPAS100 789   0,72   0,09%
  • LQ45 600   0,68   0,11%
  • ISSI 209   -0,58   -0,28%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 422   0,38   0,09%
  • IDX80 90   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,34%
  • IDXQ30 109   0,03   0,03%

Jatah BBM bersubsidi tinggal 11,35 juta kiloliter


Rabu, 22 September 2010 / 13:20 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Jatah bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun ini hanya tersisa 11,35 juta kiloliter. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan realisasi penggunaan BBM subsidi per akhir Agustus kemarin mencapai 25,16 juta KL dari jatah tahun ini sebesar 36,5 juta KL.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo menegaskan, penggunaan BBM subsidi itu sudah melebihi target. Sebab, sampai bulan Agustus kemarin, seharusnya konsumsi BBM subsidi hanya sekitar 24 juta KL saja. "Kalau tidak ada pembatasan bukan tidak mungkin akan terjadi pembengkakan," kata Evita, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu (22/9).

Evita menyatakan sisa jumlah BBM subsidi yang tersisa tidak bakal mencukup kebutuhan. Sebab, rata-rata penggunaan BBM subsidi mencapai 3,15 juta KL per bulan.

Dengan kondisi seperti itu, jumlah BBM subsidi yang diperlukan sekitar 12,58 juta KL untuk empat bulan ke depan. Artinya, sampai akhir Desember nanti, jumlah penggunaan BBM subsidi bisa mencapai 37,74 juta KL.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×