kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Jatah BBM bersubsidi tinggal 11,35 juta kiloliter


Rabu, 22 September 2010 / 13:20 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Jatah bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun ini hanya tersisa 11,35 juta kiloliter. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan realisasi penggunaan BBM subsidi per akhir Agustus kemarin mencapai 25,16 juta KL dari jatah tahun ini sebesar 36,5 juta KL.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo menegaskan, penggunaan BBM subsidi itu sudah melebihi target. Sebab, sampai bulan Agustus kemarin, seharusnya konsumsi BBM subsidi hanya sekitar 24 juta KL saja. "Kalau tidak ada pembatasan bukan tidak mungkin akan terjadi pembengkakan," kata Evita, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu (22/9).

Evita menyatakan sisa jumlah BBM subsidi yang tersisa tidak bakal mencukup kebutuhan. Sebab, rata-rata penggunaan BBM subsidi mencapai 3,15 juta KL per bulan.

Dengan kondisi seperti itu, jumlah BBM subsidi yang diperlukan sekitar 12,58 juta KL untuk empat bulan ke depan. Artinya, sampai akhir Desember nanti, jumlah penggunaan BBM subsidi bisa mencapai 37,74 juta KL.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×