kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.025,63   -7,01   -0.68%
  • EMAS932.000 -0,96%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Jangan berburu vaksin Covid-19 dengan merek tertentu, mengapa?


Jumat, 27 Agustus 2021 / 05:33 WIB
Jangan berburu vaksin Covid-19 dengan merek tertentu, mengapa?
ILUSTRASI. Sejak Januari 2021 hingga saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan emergency use authorization (EUA) terhadap sejumlah vaksin Covid-19 di Indonesia. (Tribunlampung.co.id/Deni)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak Januari 2021 hingga saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan emergency use authorization (EUA) terhadap sejumlah vaksin Covid-19 di Indonesia.  

Beberapa vaksin tersebut telah melalui berbagai upaya yang didukung untuk mendapatkan percepatan program vaksinasi Covid-19. 

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, berbagai merek vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia, dari mulai vaksin CoronaVac, Moderna hingga Pfizer dipastikan aman dan berkhasiat untuk masyarakat. Pemerintah juga memastikan akan selalu mengawasi proses vaksinasi di seluruh Indonesia.

"Semua vaksin yang saat ini ada di Indonesia sudah melalui kajian dari BPOM dan sudah mendapatkan Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat Atau Emergency Use Authorization (EUA) serta selalu dilakukan pengawasan," jelas Johnny, Kamis (26/8/2021) seperti yang dilansir Kontan dari laman covid19.go.id.

Baca Juga: Kapan bisa vaksin dosis kedua dan bagaimana jika terlambat?

Saat ini terdapat enam merek vaksin yang tersedia di Indonesia, yaitu vaksin CoronaVac (vaksin jadi dari Sinovac), Vaksin COVID-19 (vaksin hasil olahan Bio Farma dengan bahan baku dari Sinovac) vaksin Astrazeneca, vaksin Moderna, vaksin Sinopharm, dan vaksin Pfizer. Semua vaksin ini dipastikan aman untuk masyarakat.

Johnny mengimbau agar masyarakat tidak perlu berbondong-bondong berburu merek vaksin tertentu. Dia menegaskan, menunda melakukan vaksinasi hanya karena merek akan membahayakan diri dan orang lain karena risiko sakit berat bila terkena Covid-19 akan semakin tinggi.

"Segera vaksin sebelum terlambat dan selalu disiplin protokol Kesehatan. Virus Covid-19 adalah ancaman yang nyata dan ada di mana saja. Vaksinasi penting untuk membuat diri kita terlindungi dan mengurangi risiko sakit berat apabila kelak terpapar Covid-19," paparnya.

Baca Juga: Data Corona Indonesia, 26 Agustus: Tambah 16.899 kasus baru, total 4,04 juta kasus

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Storytelling with Data Berkomunikasi dengan Diplomatis dan Asertif

[X]
×