kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jaminkan sertifikat tanah, Jokowi: Hitung dulu resikonya!


Kamis, 19 Desember 2019 / 15:14 WIB
Jaminkan sertifikat tanah, Jokowi: Hitung dulu resikonya!
ILUSTRASI. Sejumlah warga menunjukan sertifikat tanah gratis kepada Presiden Joko Widodo di Lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat, Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (18/12/2019). Sebanyak 1.000 sertifikat tanah gratis dibagikan kepada warga Masyarakat Kota Tarakan, Kab


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - TARAKAN. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan tindakan masyarakat yang menjaminkan sertifikat hak atas tanah miliknya untuk mendapatkan pinjaman dari perbankan. Namun Presiden mengingatkan agar masyarakat menghitung betul besar pinjaman dan angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya. 

“Kalau mau pinjem ke bank itu betul-betul direncanakan, dihitung, dikalkulasi, yang paling penting itu,” kata Presiden Jokowi saat berdialog dengan masyarakat di Gedung Tenis Indoor Telaga Kramat, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (18/12) seperti dikutip dari laman setkab.go.id. 

Baca Juga: OJK mencabut izin usaha Graha Proteksi Utama

Dalam kesempatan berdialog dengan Presiden Jokowi itu, sebagian warga mengaku akan menggunakan sertifikat tanah yang diterimanya untuk menjadi agunan pinjaman di bank. Uang pinjaman dari bank itu rencananya akan mereka gunakan untuk menambah modal usaha. 

Menanggapi hal itu Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa meminjam di bank itu ada resikonya. Karena itu ia meminta masyarakat agar menghitung betul besar pinjaman yang ingin diajukan, dan kemampuan mengangsur setiap bulannya. 

Baca Juga: Jaminan Halal dan Utopia Keadilan

“Jadi diitung betul, oh saya pake usaha ini, sebulan kira-kira bisa untung sekian, sehingga saya bisa nyicil rutin, bisa mengangsur, terus tinggal nanti bisa lunas, gitu,” tutur Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×