kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Jamin Pasokan Beras di Tengah El Nino, Mentan Proyeksi Stok Capai 28 Juta Ton


Selasa, 07 April 2026 / 16:10 WIB
Jamin Pasokan Beras di Tengah El Nino, Mentan Proyeksi Stok Capai 28 Juta Ton
ILUSTRASI. Menteri Pertanian memproyeksi pasokan beras bisa mencapai 28 juta ton, cukup untuk kebutuhan beras nasional dalam 11 bulan ke depan. ?(KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kesiapannya dalam menghadapi kemarau panjang alias El Nino Godzila di tahun ini. 

Amran memproyeksi pasokan beras bisa mencapai 28 juta ton, dan dipastikan cukup untuk kebutuhan beras nasional dalam 11 bulan ke depan. 

"Kalau itu 28 juta ton cukup untuk 10 sampai 11 bulan ke depan," kata Amran di Istana Kepresidenan, Selasa (7/4/2026). 

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Fuel Surcharge 38%, Kenaikan Harga Avtur Masih Bebani Maskapai

Amran merinci, saat ini cadangan beras pemerintah mencapai 4,6 juta ton dan diproyeksi mencapai 5 juta ton di akhir bulan April mendatang. Selanjutnya pasokan beras di Industri Horeka (Hotel, Restoran, Kafe) mencapai 12,5 juta ton, dan tanaman siap panen diprediksi mencapai 11 juta ton pada musim panen raya ini. 

"Jadi totalnya 28 juta ton," lanjut Amran. 

Amran menegaskan bahwa musim kemarau panjang diprediksi hanya mencapai 6 bulan saja. Sementara, total kebutuhan beras dalam 6 bulan ke depan diproyeksi mencapai 12 juta ton dengan asumsi kebutuhan beras setiap bulan mencapai 2 juta ton. 

Baca Juga: Rupiah Sentuh Rp 17.105 per Dolar AS, Belanja Negara dan Defisit APBN Tertekan

"Artinya apa? kita Insya Allah sampai bulan Mei cukup, padahal panen puncak di Maret dan keringnya hanya 6 bulan," ungkap Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×