kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Istana Nantikan Surat Pengunduran Jimly


Selasa, 22 Juni 2010 / 10:14 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pascaanggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jimly Asshiddiqie, mengajukan diri sebagai calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta salah satu anggota penasihatnya itu mengundurkan diri.

Namun, hingga kini pihak Sekretariat Negara yang menampung berbagai surat untuk Presiden belum menerima surat pengunduran diri Jimly Asshiddiqie . "Belum, saya belum terima," ujar Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi di Istana Negara. Senin (21/6).

Menurut Sudi, pada saat di Istana Cipanas, Jumat (18/6), Presiden sudah menyatakan apa yang mesti dilakukan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu setelah mengajukan diri sebagai ketua KPK.

Waktu itu, Presiden menyetujui langkah Jimly mencalonkan diri sebagai Ketua KPK. Namun, Presiden meminta Jimly untuk mundur.

Lantas, Sudi menjamin setelah surat pengunduran diri itu masuk akan memprosesnya dan diserahkan kepada Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×