kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45764,61   -6,06   -0.79%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Istana Nantikan Surat Pengunduran Jimly


Selasa, 22 Juni 2010 / 10:14 WIB

Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pascaanggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jimly Asshiddiqie, mengajukan diri sebagai calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta salah satu anggota penasihatnya itu mengundurkan diri.

Namun, hingga kini pihak Sekretariat Negara yang menampung berbagai surat untuk Presiden belum menerima surat pengunduran diri Jimly Asshiddiqie . "Belum, saya belum terima," ujar Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi di Istana Negara. Senin (21/6).

Menurut Sudi, pada saat di Istana Cipanas, Jumat (18/6), Presiden sudah menyatakan apa yang mesti dilakukan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu setelah mengajukan diri sebagai ketua KPK.

Waktu itu, Presiden menyetujui langkah Jimly mencalonkan diri sebagai Ketua KPK. Namun, Presiden meminta Jimly untuk mundur.

Lantas, Sudi menjamin setelah surat pengunduran diri itu masuk akan memprosesnya dan diserahkan kepada Presiden.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×