kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.720   12,00   0,07%
  • IDX 6.531   4,83   0,07%
  • KOMPAS100 849   0,27   0,03%
  • LQ45 644   -1,08   -0,17%
  • ISSI 229   0,74   0,32%
  • IDX30 359   -0,50   -0,14%
  • IDXHIDIV20 436   -1,21   -0,28%
  • IDX80 97   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,15   -0,13%
  • IDXQ30 114   -0,34   -0,30%

Ini PR menkeu kabinet Jokowi-JK versi ekonom


Selasa, 02 September 2014 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Agen penjualan melayani pengunjung di salah satu diler di Jakarta, Rabu (1/3/20/2023). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo//01/03/2023.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pengamat Ekonomi Bank Central Asia David Sumual mengatakan merestrukturisasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 merupakan pekerjaan rumah (PR) pertama dan utama calon Menteri Keuangan yang baru dalam Kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla.

David menilai rancangan APBN 2015 bentukan Pemerintahan sekarang kurang marketable. Maka perlu restrukturisasi APBN, khususnya dari sisi belanja dan pendapatan negara. "Saya menilai pembenahan birokrasi, khususnya Dirjen Pajak perlu dioptimalkan," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (2/9).

David menilai saat ini pendapatan negara dari pajak belum maksimal. Karena itu pembenahan institusi ini mendesak dilakukan. Lalu Menkeu baru juga harus paham bagaimana mengelola fiskal yang saat ini kurang menguntungkan. Mengantisipasi dampak krisis Ukraina juga menjadi tugas penting lainnya. Agar dampak perang regional tersebut tidak membawa dampak yang besar bagi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×