kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini PR menkeu kabinet Jokowi-JK versi ekonom


Selasa, 02 September 2014 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Agen penjualan melayani pengunjung di salah satu diler di Jakarta, Rabu (1/3/20/2023). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo//01/03/2023.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pengamat Ekonomi Bank Central Asia David Sumual mengatakan merestrukturisasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 merupakan pekerjaan rumah (PR) pertama dan utama calon Menteri Keuangan yang baru dalam Kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla.

David menilai rancangan APBN 2015 bentukan Pemerintahan sekarang kurang marketable. Maka perlu restrukturisasi APBN, khususnya dari sisi belanja dan pendapatan negara. "Saya menilai pembenahan birokrasi, khususnya Dirjen Pajak perlu dioptimalkan," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (2/9).

David menilai saat ini pendapatan negara dari pajak belum maksimal. Karena itu pembenahan institusi ini mendesak dilakukan. Lalu Menkeu baru juga harus paham bagaimana mengelola fiskal yang saat ini kurang menguntungkan. Mengantisipasi dampak krisis Ukraina juga menjadi tugas penting lainnya. Agar dampak perang regional tersebut tidak membawa dampak yang besar bagi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×