kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.750   42,00   0,24%
  • IDX 6.494   -31,92   -0,49%
  • KOMPAS100 847   -2,65   -0,31%
  • LQ45 641   -3,84   -0,60%
  • ISSI 229   0,15   0,06%
  • IDX30 358   -2,32   -0,65%
  • IDXHIDIV20 435   -1,38   -0,32%
  • IDX80 97   -0,40   -0,42%
  • IDXV30 121   0,07   0,06%
  • IDXQ30 113   -0,73   -0,64%

Ini permintaan Presiden terkait dana pendidikan


Rabu, 05 April 2017 / 10:32 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta pengelolaan dana pendidikan diperbaiki. Tujuannya agar pemanfaatan dana pendidikan bisa lebih luas dan lebih efektif.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Presiden Joko Widodo meminta Kemkeu memperbaiki pengelolaan anggaran pendidikan terutama yang disimpan dalam dana abadi pendidikan.

Untuk itu kini pihaknya tengah merumuskan mekanisme penyisihan anggaran dana pendidikan ini termasuk pengelolaan, penggunaan dan kelembagaannya. "Kami formulasikan sesuai instruksi presiden, dan suatu saat akan disatukan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)," katanya, Selasa (4/4).

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir bilang, penyisihan dana untuk dana abadi pendidikan ini berpeluang menambah jumlah beasiswa jenjang S2 dan S3. hingga 10.000 orang. Catatan saja, selama ini pemerintah telah menyisihkan alokasi dana pendidikan itu dalam dana pengembangan pendidikan nasional berbentuk dana

endowment fund (dana abadi) yang dikelola LPDP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×