kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini jawaban Gita Wirjawan soal Ancora Capital


Rabu, 20 Maret 2013 / 11:28 WIB
ILUSTRASI. Foto udara awan hitam yang menyelimuti Kota Bandung terlihat di Cibiru, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (5/10/2020). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah berawan hingga hujan petir, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Gita Wirjawan mengaku, dirinya bukan lagi menjadi pemilik PT Ancora Capital sejak dirinya ditunjuk Presiden sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.

“Saya ingin menyampaikan bahwa, semenjak saya masuk ke pemerintah KIB II saya telah mendelegasikan kepemilikan saya dan kapasitas managerial ke profesional di Grup Ancora,” kata Gita saat menghadiri rapat dengan tim pengawas (timwas) kasus Bank Century di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Tak hanya itu, Mantan Dirut JP Morgan Indonesia itu bilang, dirinya sudah tak mempunyai kepemilikan lagi atas Ancora Grup, baik secara langsung maupun tak langsung.

Gita mengaku, dirinya sudah tidak memiliki keterkaitan dengan perusahaan tersebut. Namun meski demikian, Gita mengaku siap untuk menjawab pertanyaan terkait keterlibatan PT Ancora Land sepanjang yang diketahuinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gita terseret kasus Bank Century setelah Ancora mengakuisisi PT GNU senilai Rp 65 miliar. Sebelumnya, PT GNU membeli tanah Yayasan Fatmawati, Jakarta Selatan. Usut punya usut, aset tersebut ternyata berasal dari penggelapan dana nasabah PT Antoboga Delta Securitas di Bank Century.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×