kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Ini alasan Golkar merapat ke poros Prabowo


Senin, 19 Mei 2014 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Armada tongkang milik PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya memutuskan arah politiknya. Partai berlambang pohon beringin ini memutuskan merapat ke koalisi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Seluruh Golkar memberikan dukungan kepada pasangan ini," kata Sekjen Golkar Idrus Marham, Senin (19/5).

Sontak saja, seluruh pendukung pasangan Prabowo-Hatta mengelu-elukan partai Golkar. Suasana penuh semangat memenuhi rumah Polonia tempat deklarasi duet Prabowo - Hatta.

Idrus menjelaskan, alasan Golkar memilih masuk gerbong koalisi yang dibangung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berdasarkan berbagai pertimbangan. Tentunya, setelah jalinan komunikasi politik yang mendalam antara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dengan Prabowo.

Intinya, tantangan pemerintahan mendatang cukup pelik. Tantangan itu bisa diatasi hanya oleh pemimpin yang kuat. "Aburizal berpandangan kepemimpinan kuat itu ada di Prabowo," jelasnya.

Selain itu, pemimpin itu harus memiliki kompetensi dan tidak cukup popularitas. "Sesungguhnya aspirasi rakyat ada di pasangan Prabowo-Hatta," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×