kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

Ini alasan Golkar merapat ke poros Prabowo


Senin, 19 Mei 2014 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Armada tongkang milik PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya memutuskan arah politiknya. Partai berlambang pohon beringin ini memutuskan merapat ke koalisi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Seluruh Golkar memberikan dukungan kepada pasangan ini," kata Sekjen Golkar Idrus Marham, Senin (19/5).

Sontak saja, seluruh pendukung pasangan Prabowo-Hatta mengelu-elukan partai Golkar. Suasana penuh semangat memenuhi rumah Polonia tempat deklarasi duet Prabowo - Hatta.

Idrus menjelaskan, alasan Golkar memilih masuk gerbong koalisi yang dibangung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berdasarkan berbagai pertimbangan. Tentunya, setelah jalinan komunikasi politik yang mendalam antara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dengan Prabowo.

Intinya, tantangan pemerintahan mendatang cukup pelik. Tantangan itu bisa diatasi hanya oleh pemimpin yang kuat. "Aburizal berpandangan kepemimpinan kuat itu ada di Prabowo," jelasnya.

Selain itu, pemimpin itu harus memiliki kompetensi dan tidak cukup popularitas. "Sesungguhnya aspirasi rakyat ada di pasangan Prabowo-Hatta," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×