kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini 10 komponen pembentuk inflasi Juli 2016


Senin, 01 Agustus 2016 / 18:07 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada, dan berusaha keras mengendalikan fluktuasi harga. Meskipun, masa-masa puncak inflasi tahun 2016 sudah terlewati pada bulan Juli, yang tercatat sebesar 0,69%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, risiko yang harus diantisipasi adalah pada akhir tahun yang berpetapan dengan hari raya natal dan perayaan tahun baru. Momen tersebut biasanya selalu diikuti oleh kegiatan berlibur oleh masyarakat.

Belajar dari tahun 2015 lalu, waktu berlibur menyebabkan aktivitas perjalanan masyarakat meningkat. Sampai akhirnya terjadi kemacetan yang luar biasa karena jumlah masyarakat yang berwisata membludak, termasuk pada musim libur lebaran yang jatuh Juli lalu.

Hal ini akan mendorong laju inflasi, terutama dari sisi kenaikan harga tarif angkutan udara, dan antar kota. "Pada Juli 2016 lalu, tarif angkutan udara mengalami kenaikan paling tinggi 11,02%," kata Suryamin, Senin (1/8) di Jakarta.

Sementara tarif angkutan antar kota mengalami kenaikan sebesar 10,53% yang merupakan tertinggi kedua. Andil keduanya terhadap inflasi Juli 2016 masing-masing sebesar 0,11% dan 0,82%.

Setidaknya ada sepuluh komponen yang membentuk inflasi pada Juli selain tarif angkutan udara dan antar kota. Nah, berikut komponen pembentuk inflasi pada Juli 2016 ini;

1. Tarif angkutan udara naik 11,02%
2. Tarif angkutan antar kota 10,53%
3. Bawang merah 9,44%
4. Daging ayam ras 3,35%
5. Kentang 14,48%
6. Tarif Dasar Listrik (TDL) 1,12%
7. Ikan segar 1,31%
8. Beras 0,5%
9. Cabai merah 3,76%
10. Emas perhiasan 1,52%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×