Reporter: Herlina KD | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Maret 2013 sebesar 0,63%, dan inflasi tahun kalender sebesar 2,43%. Sedangkan inflasi tahunan tercatat sebesar 5,9%.
Kepala BPS Suryamin menuturkan inflasi inti Maret 2013 tercatat sebesar 0,13%, inflasi dari harga yang diatur pemerintah sebesar 0,24% dan inflasi dari harga bergejolak sebesar 2,44%. Sementara itu, "Menurut komponen inflasi pengeluaran, andil inflasi yang terbesar berasal dari bahan makanan yang sebesar 0,51%," ujarnya Senin (1/4).
Ia menambahkan, beberapa komoditas yang menyebankan inflasi antara lain bawang merah dengan andil inflasi 0,44%, bawang putih dengan andil inflasi 0,2%, cabai rawit dengan andil inflasi 0,05%, jeruk degan andil inflasi 0,02% dan tarif sewa rumah dengan andil inflasi 0,02%.
Di sisi lain, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat inflasi (terjadi deflasi). Diantaranya beras, ikan segar, cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras karena persediaannya cukup tinggi. Tak hanya itu, deflasi juga terjadi akibat penurunan harga emas perhiasan sebagai dampak dari penurunan harga emas internasional.
Dari 66 kota yang disurvei BPS, terdapat 58 kota yang mengalami inflasi, dan 8 kota sisanya terjadi deflasi. Suryamin menjelaskan, adanya panen raya pada Maret 2013 menjadi penyebab terjadinya deflasi di beberapa kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News