kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indonesia Paling Banyak Impor Komoditas Non Migas dari China, Jepang dan AS


Senin, 01 September 2025 / 13:17 WIB
Indonesia Paling Banyak Impor Komoditas Non Migas dari China, Jepang dan AS
ILUSTRASI. Indonesia paling banyak impor komoditas non minyak dan gas dari China, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) sepanjang Januari hingga Juli 2025. ANTARA FOTO/Andry Denisah/rwa.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indonesia paling banyak melakukan impor non minyak dan gas (migas) dari China, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Sebagaimana diketahui, impor non migas sepanjang periode tersebut mencapai US$ 118,13 miliar, atau naik 6,97% year on year (YoY), dari periode sama tahun lalu US$ 110,44 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini mencatat impor non migas dari China sepanjang Januari-Juli 2025 mencapai US$ 47,67 miliar, atau 40,35% dari total impor non migas.

Baca Juga: Impor Barang Konsumsi dan Bahan Baku Anjlok pada Juli 2025

“Impor dari China utamanya terdiri atas mesin dan peralatan mekanis (HS 84), mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85), serta kendaraan dan bagiannya (HS 87),” tutur Pudji dalam konferensi pers, Senin (1/9/2025).

Pudji membeberkan, mesin dan peralatan mekanis merupakan komoditas dengan penambahan nilai impor yang tertinggi dari China, yaitu naik US4 1,59 miliar.

Selanjutnya,  impor non migas dari Jepang tercatat sebesar US$ 8,77 miliar atau 7,43% dari total impor non migas.

Komoditas utama impor non migas dari Jepang terdiri atas mesin dan peralatan mekanis (HS 84), kendaraan dan bagiannya (HS 87), serta besi dan baja (HS 72).

Baca Juga: BPS: Impor Indonesia Mencapai US$ 136,51 Miliar di Periode Januari-Juli 2025

“Komoditas dengan penambahan nilai impor tertinggi dari Jepang adalah mesin dan peralatan mekanis, yaitu naik US$ 208,88 juta,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk impor non migas dari Amerika Serikat tercatat sebesar US4 5,75 miliar, utamanya terdiri atas mesin dan peralatan mekanis (HS 84), mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85), serta biji dan buah yang mengandung minyak (HS 12).

Lebih lanjut, Pudji membeberkan, mesin dan perlengkapan elektrik mencatat penambahan nilai impor tertinggi dari Amerika Serikat, yaitu naik US$ 392,85 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×