kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.748   25,00   0,14%
  • IDX 6.494   -7,84   -0,12%
  • KOMPAS100 845   -3,39   -0,40%
  • LQ45 639   -2,61   -0,41%
  • ISSI 229   0,31   0,14%
  • IDX30 357   -1,17   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -1,78   -0,41%
  • IDX80 96   -0,38   -0,39%
  • IDXV30 121   -0,52   -0,43%
  • IDXQ30 113   -0,31   -0,27%

Indef: Utang luar negeri swasta bakal membengkak di tahun ini


Selasa, 17 September 2019 / 06:20 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Sementara, utang BUMN tak dipungkiri dapat berlanjut karena kebijakan pemerintah. Enny melihat BUMN sektor infrastruktur semakin banyak berutang ke luar negeri karena program pembangunan yang digalakkan pemerintah.

“Utang BUMN semakin tebal, karena mendapatkan penugasan infrastruktur dari pemerintah,” ujar Enny.

Baca Juga: Utang luar negeri Indonesia naik menjadi US$ 395,3 miliar per Juli 2019

Dari sisi Enny mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, masih membebani ULN swasta. Dia memproyeksi rupiah masih berada di atas Rp 14.000 per dollar AS. 

“AS masih menghadapi pelemahan ekonomi bahkan terancam resesi sehingga dollar AS melemah terhadap mata uang lain,” kata Enny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×