kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Indef: Utang luar negeri swasta bakal membengkak di tahun ini


Selasa, 17 September 2019 / 06:20 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Sementara, utang BUMN tak dipungkiri dapat berlanjut karena kebijakan pemerintah. Enny melihat BUMN sektor infrastruktur semakin banyak berutang ke luar negeri karena program pembangunan yang digalakkan pemerintah.

“Utang BUMN semakin tebal, karena mendapatkan penugasan infrastruktur dari pemerintah,” ujar Enny.

Baca Juga: Utang luar negeri Indonesia naik menjadi US$ 395,3 miliar per Juli 2019

Dari sisi Enny mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, masih membebani ULN swasta. Dia memproyeksi rupiah masih berada di atas Rp 14.000 per dollar AS. 

“AS masih menghadapi pelemahan ekonomi bahkan terancam resesi sehingga dollar AS melemah terhadap mata uang lain,” kata Enny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×