kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Impor beras 2 juta ton hasil keputusan rakor menteri bulan April


Senin, 27 Agustus 2018 / 13:26 WIB
ILUSTRASI. Impor beras


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, pemerintah menetapkan kuota impor beras sebanyak 2 juta ton. Impor akan dilakukan oleh Perum Bulog. Keputusan impor beras sebanyak 2 juta ton tahun ini sudah ditentukan berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) bulan April 2018.

"Jadi keputusan itu sudah mulai dari April, hasil dari rakor," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Senin (27/8).

Enggar melanjutkan, impor bers dilakukan tersebut untuk mengamankan suplai dan permintaan. "Suplainya berkurang maka kami lihat kecendrungan harganya meningkat. Ketersediaan stoknya berkurang maka kita isi," ujar Enggar.

Hasil dari rapat koordinasi pada hari ini memerintahkan kembali Bulog untuk melakukan penetrasi pasar. "Penetrasi sudah dimulai hari ini," ujar Enggar.

Pemerintah pada 2014 mengimpor beras sebesar 2,5 juta ton. Lalu  di tahun 2015 dan 2016, pemerintah mengimpor 1,5 juta ton beras.

"Tahun ini kita mengimpor 500.000 ton, 500.000 ton, dan 1 juta ton. Jadi total 2 juta ton. Pastinya kita tidak akan impor kalau ketersediaan cukup dan harganya sesuai dengan HET, " jelas Enggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×