kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Impor beras 2 juta ton hasil keputusan rakor menteri bulan April


Senin, 27 Agustus 2018 / 13:26 WIB
ILUSTRASI. Impor beras


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, pemerintah menetapkan kuota impor beras sebanyak 2 juta ton. Impor akan dilakukan oleh Perum Bulog. Keputusan impor beras sebanyak 2 juta ton tahun ini sudah ditentukan berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) bulan April 2018.

"Jadi keputusan itu sudah mulai dari April, hasil dari rakor," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Senin (27/8).

Enggar melanjutkan, impor bers dilakukan tersebut untuk mengamankan suplai dan permintaan. "Suplainya berkurang maka kami lihat kecendrungan harganya meningkat. Ketersediaan stoknya berkurang maka kita isi," ujar Enggar.

Hasil dari rapat koordinasi pada hari ini memerintahkan kembali Bulog untuk melakukan penetrasi pasar. "Penetrasi sudah dimulai hari ini," ujar Enggar.

Pemerintah pada 2014 mengimpor beras sebesar 2,5 juta ton. Lalu  di tahun 2015 dan 2016, pemerintah mengimpor 1,5 juta ton beras.

"Tahun ini kita mengimpor 500.000 ton, 500.000 ton, dan 1 juta ton. Jadi total 2 juta ton. Pastinya kita tidak akan impor kalau ketersediaan cukup dan harganya sesuai dengan HET, " jelas Enggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×