kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

IMF sebut Indonesia negara yang sukses


Selasa, 10 Juli 2012 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde mengaku sangat terkesan dengan kemajuan dan keberhasilan perekonomian Indonesia. Dapat dibilang, Indonesia masuk dalam jajaran negara-negara yang sukses.

"Jika dibandingkan negara-negara lain yang saya lihat, Indonesia sangat menonjol. Indonesia negara yang sukses," kata Lagarde seusai melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana, Selasa (10/7).

Keunggulan yang dimiliki Indonesia terlihat dari pengelolaan fiskal yang terkendali, utang publik di bawah 25%, dan laju inflasi yang dikendalikan. "Saya terkesan dengan reformasi yang dilakukan Indonesia beberapa dekade terakhir ini," jelasnya.

Selama kunjungannya di Indonesia, mantan menteri keuangan Perancis itu banyak berdiskusi dengan sejumlah kalangan. Tidak hanya dengan Presiden SBY tetapi sebelumnya juga dengan Wakil Presiden Boediono, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution. Lebih dari itu, Lagarde mengaku senang dapat berdiskusi dengan perwakilan masyarakat baik dari kalangan pengusaha maupun perempuan.

Lagarde mengaku banyak mendapatkan pemahaman menyangkut perekonomian Indonesia. "Kami membahas bagaimana financial inclusion dapat menjadi unsur stabilitas dan respon terhadap resiko," katanya.

Satu lagi, nilai investasi asing (FDI) di Indonesia terus meningkat bukan merupakan capital inflow yang penuh resiko. FDI ini secara nyata meningkatkan perekonomian Indonesia. "Kami membahas proyek-proyek infrastruktur yang dibutukan dan diharapkan oleh FDI seperti transportasi, kereta api, dan pelabuhan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×