kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

IMF Proyeksikan Ekonomi Indonesia Stabil pada 2026 Saat Dunia Melambat


Kamis, 09 Juli 2026 / 13:47 WIB
IMF Proyeksikan Ekonomi Indonesia Stabil pada 2026 Saat Dunia Melambat
ILUSTRASI. Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,0% pada 2026 dan 5,1% pada 2027. (REUTERS/Benoit Tessier)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,0% pada 2026 dan 5,1% pada 2027, di tengah perlambatan yang dialami sejumlah negara di kawasan Asia maupun ekonomi besar dunia.

Dalam pembaruan World Economic Outlook (WEO) Juli 2026, IMF tidak mengubah proyeksi Indonesia dibandingkan perkiraan yang dirilis pada April 2026. 

Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang proyeksinya tetap, ketika sejumlah negara lain mengalami perlambatan pertumbuhan.

Baca Juga: ADB Pertahanan Proyeksi Ekonomi Indonesia, Saat Negara Tetangga Dipangkas

Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia diproyeksikan tumbuh 4,7% pada 2026, melambat dari realisasi 5,2% pada 2025. 

Sementara Filipina diperkirakan hanya tumbuh 3,9%, turun cukup tajam dibandingkan 4,4% pada 2025.

Thailand juga diproyeksikan melambat menjadi 1,9% dari 2,4% pada tahun sebelumnya. 

Jika dibandingkan dengan negara-negara besar Asia, perlambatan juga terjadi di China yang diproyeksikan tumbuh 4,6% pada 2026, turun dari 5,0% pada 2025. 

India masih menjadi ekonomi dengan pertumbuhan tercepat, tetapi lajunya diperkirakan melambat dari 7,7% menjadi 6,4%.

Fenomena serupa juga terlihat di negara maju. Amerika Serikat diperkirakan tumbuh 2,3%, relatif membaik dari 2025 sebesar 2,1%, namun masih jauh di bawah laju pertumbuhan Indonesia. 

Baca Juga: Realisasi PNBP Melonjak, Pemerintah Optimistis Target 2026 Terlampaui

Selain mempertahankan proyeksi Indonesia, IMF juga tidak mengubah perkiraan pertumbuhan untuk Malaysia, Kazakhstan, Nigeria, Pakistan, Rusia, dan Italia dibandingkan proyeksi April 2026. 

Sebaliknya, IMF memangkas proyeksi sejumlah negara, seperti Filipina, India, Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Jepang, Meksiko, Belanda, Turki, dan Arab Saudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×