kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

IKAPPI minta saat kebijakan PPKM mikro pasar tradisional tidak ditutup


Kamis, 24 Juni 2021 / 09:55 WIB
IKAPPI minta saat kebijakan PPKM mikro pasar tradisional tidak ditutup
ILUSTRASI. Warga berbelanja di Pasar. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf/rwa.

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI ) merilis data terbaru covid-19 di pasar tradisional. Terdapat 153 kasus baru yang ada di 28 pasar dan kasus meninggal sekitar 19 orang, sehingga total kasus positif di seluruh Indonesia menjadi 1.934, terjadi di 321 pasar dan kasus meninggal kurang lebih sekitar 89 kasus.

IKAPPI meminta kepada pemerintah daerah untuk memperkuat protokol kesehatan kepada pedagang pasar dan berharap agar terus menjaga kesehatan, menjaga jarak, dan tetap memakai masker.

Selain itu, tempat pencuci tangan diaktifkan kembali, protokol kesehatan dilakukan secara disiplin dan terus menjalankan apa yang menjadi tahapan-tahapan agar kita terhindar dari covid-19, terutama dengan kebijakan PPKM mikro dari pemerintah.

Dengan adanya kebijakan tersebut, IKAPPI memberikan catatan agar PPKM mikro tidak mempengaruhi distribusi pangan. “Alasannya karena bagaimanapun juga persoalan pangan menjadi persoalan yang dominan persoalan yang sensitif persoalan yang sangat dibutuhkan, maka kami meminta distribusi pangan untuk tidak terganggu agar tidak berimbas pada gejolak harga,” ujar Mahin Aufa Ketua Bidang Asuransi & Kesehatan Pedagang DPP IKAPPI dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Kamis (24/6).

Baca Juga: Rencana Pemerintah Terapkan PPN Sembako dan Pendidikan Bikin Publik Kelimpungan 

Kedua, tidak mengganggu roda ekonomi di daerah. Termasuk pemerintah daerah tidak menutup pasar, karena pasar adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pasar juga menjadi tempat distribusi pangan di daerah agar pangan tidak terganggu, maka pasar tetap beroperasi tetapi menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Ketiga, IKAPPI meminta agar Kementerian terkait, seperti Kementerian Perdagangan Kementerian Kesehatan dan kementerian yang lain, bahwa harus ada formulasi yang tepat agar kebijakan PPKM ini tidak menyulitkan pedagang pasar.

“Kami memohon agar ini segera dirumuskan dan segera diimplementasikan di masing-masing daerah yang berikutnya adalah kami meminta agar pengelola Pasar memperkuat protokol kesehatan di pasar tradisional,” kata Mahin.

Keempat, IKAPPI memohon kepada Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di pasar tradisional. Hal ini lantaran persoalan pendataan vaksinasi menjadi terkendala. IKAPPI mengatakan siap membantu Kementerian Kesehatan untuk memperkuat data pasar tradisional atau pedagang pasar agar vaksinasi dapat berjalan dengan baik. 

Selanjutnya: Harga kedelai diprediksi akan melandai, ini penyebabnya

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Excel Master Class: Data Analysis & Visualisation Supply Chain Planner Development Program

[X]
×