kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

IDF 2017 bahas kebijakan pembangunan komprehensif


Rabu, 09 Agustus 2017 / 14:51 WIB
IDF 2017 bahas kebijakan pembangunan komprehensif


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) menggelar Indonesia Development Forum (IDF) untuk mengulas sekaligus mencari solusi soal ketimpangan. Dengan adanya forum ini, diharapkan menghasilkan terobosan untuk mengatasi masalah ketimpangan dan kemiskinan.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro memaparkan, pengurangan ketimpangan merupakan fokus pembangunan yang perlu ditangani secara komprehensif. Maksudnya menyeluruh antara kelompok pendapatan dan antar wilayah. Target ini juga tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.

"Di 2019 tingkat kemiskinan diharapkan dapat turun menjadi 7% - 8% dari angka baseline 11,2% di 2015. Angka ketimpangan juga diharapkan menurun dari 0,408 di 2015 menjadi 0,36 di 2019," kata Bambang, Rabu (9/8).

Terdapat tiga tujuan utama diselenggarakannya forum IDF ini. Pertama, mewadahi pelaku pembangunan untuk menciptakan inovasi dalam memperkuat perencanaan dan pelaksanaan kebijakan. Kedua, memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti, pengetahuan, dan riset yang berkualitas.

Ketiga, memperkuat kolaborasi multi pihak dalam promosi tata kelola dan praktek berkelanjutan dalam pembangunan. Forum IDF ini juga merupakan upaya pemerintah memerangi ketimpangan serta kemiskinan sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. "Semakin ditajamkan melalui rekomendasi kebijakan yang diharapkan lahir atas masukan dari berbagai sudut pandang pembangunan," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×