kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Hingga akhir September, penerimaan Bea Cukai Rp 65,78 T


Kamis, 30 September 2010 / 15:27 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penerimaan Bea Cukai ini semakin mendekati target APBNP 2010. Hingga 27 September lalu, penerimaan Bea Cukai mencapai Rp 65,78 triliun.

Rinciannya, penerimaan bea masuk sebesar Rp 14,289 triliun, bea keluar Rp 3,2 triliun dan cukai Rp 48,291 triliun. "Kami optimis hingga akhir tahun sesuai target," kata Kepala Humas Bea Cukai Evi Suhartyantio, Kamis (30/9).

Direktur Jenderal Bea Cukai Thomas Sugijata memprediksikan penerimaan bea masuk mencapai Rp 17,66 triliun atau sedikit di atas target Rp 17,106 triliun. Sementara untuk cukai, diprediksi mencapai Rp 59,7 triliun dengan target Rp 59,265 triliun dan untuk bea keluar sebesar Rp 3,83 triliun (70,2%) dengan target awal Rp 5,46 triliun.

Direktorat Jenderal Bea Cukai akan berupaya akan mengoptimalkan kinerja aparatnya untuk meningkatkan akurasi terhadap penelitian dokumen impor termasuk nilai kepabeanan dan klasifikasi barang, peningkatan efektifitas fisik, meningkatkan kolektibilitas piutang. "Serta optimalisasi fungsi pengawasan pada daerah rawan penyelundupan dan perbatasan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×