kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Bea Cukai awasi pakaian baju bekas ilegal


Senin, 30 Agustus 2010 / 14:46 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pakaian bekas ilegal mengalir semakin kencang menjelang Lebaran. Direktorat Jenderal Bea Cukai bahkan sudah menyita satu juta helai pakaian bekas ilegal dalam satu bulan terakhir.

Direktur Jenderal Bea Cukai Thomas Sugijata membeberkan, pakaian bekas dari sejumlah negara tetangga biasanya masuk melalui daerah yang perbatasan. Biasanya berasal dari China, Korea, Taiwan, Singapura, dan juga Malaysia.

"Sampai dengan menjelang Hari Raya, sudah lebih dari 400 bal diamankan dan telah diproses di pengadilan," kata Thomas saat dihubungi KONTAN, Senin (30/8). Satu bal itu sebanyak 300 helai pakaian. Dengan 400 bal berarti ada lebih dari 1 juta helai pakaian.

Thomas menjelaskan, pakaian bekas yang berhasil diamankan pemerintah itu berasal dari beberapa tangkapan di perairan dekat Aceh, Tanjung Balai Karimun, Batam dan Bali. Dia sudah memerintahkan bawahannya untuk untuk mencegah dan menindak serta menjaga perbatasan dari masuknya barang ilegal termasuk baju.

Sepanjang tahun lalu, Bea dan Cukai menggagalkan 11 kasus penyelundupan pakaian bekas. Bea Cukai mengamankan 17.775 bal atau setara dengan 4,5 juta helai pakaian bekas yang disita. Pakaian bekas itu bernilai Rp 18 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×